Pendidikan yang memerdekakan - Pendidikan yang Memerdekakan (?)

Memerdekakan pendidikan yang Pendidikan yang

Menuju Pendidikan Yang Memerdekakan

Memerdekakan pendidikan yang Pendidikan yang

Kurikulum Merdeka Belajar untuk Pendidikan yang Memerdekakan

Memerdekakan pendidikan yang Pendidikan Yang

Memerdekakan pendidikan yang Pendidikan yang

Memerdekakan pendidikan yang Pendidikan yang

Memerdekakan pendidikan yang Pendidikan yang

Memerdekakan pendidikan yang Pendidikan yang

Memerdekakan pendidikan yang Menuju Pendidikan

Memerdekakan pendidikan yang Pendidikan yang

Kurikulum Merdeka Belajar untuk Pendidikan yang Memerdekakan

Memerdekakan pendidikan yang Pendidikan yang

Pendidikan yang Memerdekakan (Bagian 2)

Menuju Pendidikan Yang Memerdekakan

Sebagai faktor penentu dalam perkembangan industri kerja, sekali lagi kita sangat memerlukan insan insan yang produktif, kreatif, berkarakter baik bebas dari sikap destruktif dan mental koruptif dan manipulatif yang sangat menekan kalangan menengah ke bawah dengan segala kebijakan dan aturan aturan yang tidak berpihak dengan kaum dan kelas menengah ke bawah tersebut.

  • Pada kenyataannya, masyarakat kita lebih menganggap ijazah sebagai sebuah prestise bahkan sesuatu yang dapat dibeli dengan uang.

  • Bagaimana mungkin tingkat ketakwaan hanya diukur dari sisi 'knowledge', dan bukan penerapan nilai-nilai agama itu sendiri? KHD juga kagum pada Maria Montessori dalam hal rekayasa setiap indra anak melalui permainan, bahkan taman pendidikan anak 1922 dibuat KHD dengan nama Taman Indriya, karena anak-anak di bawah umur 7 tahun masih berada dalam perkembangan panca-indra.

  • Setelah 73 tahun Indonesia menjadi bangsa yang merdeka, pendidikan tumbuh dan berkembang cukup pesat.

Pendidikan yang Memerdekakan

Layak dan tidak layak menjadi hal yang tidak substansial jika merujuk pada kiprah yang bisa dilakukan dalam konteks bermasyarakat.

  • Ya, pendidikan kita memang masih bersifat normatif.

  • Mira mengambil keputusan itu karena memang punya 'passion' kuat menjadi seorang pengusaha.

  • Hal ini sebagaimana gagasan tentang pendidikan dari Paulo Freire, Romo Mangun dan Ki Hadjar Dewantara.




2022 blog.myitcv.org.uk